Tuesday, May 17, 2011

MIKUL DHUWUR, MENDHEM JERO

Mikul dhuwur, artinya memikul tinggi-tinggi. Arti etimologisnya adalah, bahwa seorang anak berkewajiban mengharumkan nama ayah dan ibu serta martabat keluarganya. Menghindari perbuatan tercela dan selalu berbuat mulia adalah usaha anak dalam rangka mikul dhuwur nama baik orang tuanya. Menjadi pelajar yang pintar atau mahasiswa yang cerdas, menghias diri dengan sopan santun dan ramah tamah, berprestasi dan sukses adalah wujud dari perilaku yang menyenangkan hati orang tua.
Mendhem tidak sama dengan mendem/mabuk, seperti mendem kecubung atau alkohol, tetapi mendhem berarti mengubur. Jero artinya dalam. Mendhem jero maknanya mengubur dalam-dalam keburukan dan kelemahan orang tua, serta aib keluarga. Sedapat-dapatnya, anak harus menutupi apa yang menjadi rahasia keluarga.
Dalam lingkup yang lebih luas, seorang pemimpin yang sedang memerintah sebaiknya dapat menyembunyikan kekurangan pemimpin terdahulu. Dengan demikian tidak terjadi saling dendam. Menjelek-jelekkan pemimpin pendahulu sama saja dengan melestarikan dendam dan permusuhan. Prinsip mendhem jero sangat mulia bila diterapkan dalam kehidupan keluarga, masyarakat, bernegara. Potret buram dan kenangan buruk akan segera terhapus dan dapat menimbulkan rasa optimisme baru.